Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Barbi3 (Film)

Posted by rtose1 on Wednesday, May 8, 2013


Barbi3.jpg
Barbi3 merupakan film Indonesia yang dirilis pada tahun 2008 yang disutradarai oleh Monty Tiwa. Film ini dibintangi antara lain oleh Titi Kamal, Poppy Sovia, Francine Roosenda, Desta, Cathy Sharon dan Sujiwo Tejo yang dirilis pada Jumat, 26 September 2008 pada saat libur Lebaran.

Sinopsis
Marion (Titi Kamal), Alya (Poppy Sovia) dan Aline (Francine Roosenda) adalah tiga mahasiswi paling cantik, kaya dan sekaligus paling dibenci di kampus mereka. Julukan mereka adalah ‘Cewek Bling-Bling’. Sudah tidak terhitung pria-pria yang jatuh bertekuk lutut dibawah kaki mereka, salah satunya adalah Stanley (Desta Club 80’s), cowok baru di kampus dari Surabaya. Stanley yang dipermalukan, memilih untuk bunuh diri. Untungnya usahanya sempat digagalkan oleh Helen (Cathy Sharon), seorang gadis manis, baik hati dan bermusuhan dengan cewek bling-bling. Mungkin karena karma atas dosa-dosa mereka. Di tengah perjalanan itulah mobil Marion ditabrak oleh bus kampus

Cerita ini kemudian berlanjut di alam baka ketika roh para gadis remaja ini disidang oleh seorang malaikat (Sujiwo Tejo). Daftar dosa-dosa mereka terhadap para pria membuat ketiganya tidak bisa memasuki surga. Namun mereka masih diberi kesempatan kedua

Berhasilkah mereka meyakinkan Stanley bahwa kini ketiganya telah bertobat? Dan apakah benar yang mereka temui pada saat mereka collapse karena tabrakan adalah malaikat?

Click here to download this movie
More aboutBarbi3 (Film)

Java Heat (Film)

Posted by rtose1


Java Heat Poster 2013.jpg
Java Heat adalah film aksi laga dan baku tembak yang dirilis pada tahun 2013. Film ini disutradarai Conor Allyn dan dibintangi Kellan Lutz, Mickey Rourke, Ario Bayu, dan Atiqah Hasiholan sebagai pemeran utama. Film ini adalah film yang digarap oleh rumah produksi Margate House asuhan Conor Allyn dan Rob Allyn yang sebelumnya telah membesut trilogi film fiksi sejarah Merah Putih (2009), Darah Garuda (2010), dan Hati Merdeka (2011).

Sinopsis
Dalam keadaan diborgol di ruang interogasi kepolisian, Jake Travers (Kellan Lutz) mengaku sebagai asisten guru asing yang baru saja selamat dari ledakan bom. Tapi Hashim (Ario Bayu), seorang detektif dari kesatuan Densus 88, menaruh kecurigaan terhadap Jake. Jake adalah salah satu saksi kunci dalam insiden serangan bom bunuh diri yang terjadi di sebuah pesta amal di mana Sultana (Atiqah Hasiholan), seorang putri keraton yang cantik mempesona dan sangat populer, tewas terbunuh.

Kejadian-kejadian mengejutkan selalu mengikuti ke mana Jake dan Hashim melakukan penyelidikan, dan membuat Hashim semakin menaruh kecurigaan terhadap Jake. Ketika mobil polisi yang ditumpangi Jake dan Hashim diserang komplotan teroris, Jake menyelamatkan nyawa Hashim. Saat itu Jake menunjukkan kemampuan memegang senjata yang tidak mungkin dimiliki oleh seorang yang berprofesi sebagai asisten guru. Dengan diliputi keraguan, Jake dan Hashim terpaksa bekerjasama dan perlahan misteri di hadapan mereka mulai tersibak.

Sementara itu, istri dan anak-anak Hashim diculik. Kejadian demi kejadian penuh ketegangan dan aksi memperkuat kerjasama Jake dan Hashim untuk membongkar apa yang terjadi. Pertarungan semakin memanas dan puncaknya terjadi di Perayaan Waisak di Candi Borobudur. Di tengah keramaian festival pelepasan lampion akan terjadi pertukaran perhiasan dan sandera yang menjadi klimaks film.



Click here to download this movie
More aboutJava Heat (Film)

Ada Apa dengan Cinta? (Film)

Posted by rtose1



Ada Apa dengan Cinta? (bahasa Inggris: What's Up with Love?, bahasa Jepang: Ganbare, Ai dan Beautiful Days) adalah sebuah film Indonesia karya Rudi Soedjarwo yang diupacara peresmikan secara buka mulai pertama kali mengudara sejak pada tanggal hari Kamis, 7 Februari 2002 dan dibintangi Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo, Film ini diangkat dari film berjudul Petualangan Sherina dengan lagu tema soundtrack main theme berjudul Ada Apa dengan Cinta? yang dinyanyikan vokal oleh Melly Goeslaw Feat. Erick Benzi, akan dilakukan di beberapa lokasi di Gambir, Menteng, Jakarta Pusat dan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Film ini meraih sukses besar di Indonesia dan bersama film Petualangan Sherina (2000) menandai kebangkitan kembali dunia perfilman Indonesia. Ada Apa dengan Cinta ditayangkan di berbagai negara termasuk Malaysia, Brunei, Filipina dan Singapura.

Sinopsis
Bertemakan cinta di masa-masa SMA, Ada Apa dengan Cinta menampilkan Cinta (Dian Sastrowardoyo) sebagai seorang pelajar SMA. Ia langganan juara lomba puisi di sekolahnya yang rutin diadakan tiap tahun. Cerita berawal dari Alya (Ladya Cherill) yang tubuhnya memar karena kerap dipukuli sang ayah yang kerap cek-cok dengan ibunya. Alya adalah sahabat karib Cinta dengan teman-temannya yang lain. Seperti Carmen (Adinia Wirasti), Maura (Titi Kamal), dan Milly (Sissy Priscillia).

Di sekolah, juara lomba puisi tahun ini akan diumumkan. Seluruh siswa yakin Cinta yang akan menjadi juara. Namun justru pemenangnya tahun ini adalah Rangga (Nicholas Saputra). Karena Cinta dan teman-temannya adalah pengurus mading sekolah, ia akan mewawancarai Rangga. Namun Rangga adalah tipe laki-laki pendiam, penyendiri dan "dingin". Saat Cinta berbicara dengan Rangga, ia melihat buku yang dipegang Rangga (buku AKU karya Syumandjaya). Lalu Cinta memberinya surat dan membuat Rangga emosi. Dan tanpa disengaja bukunya terjatuh. Cinta segera memungutnya. Dan membawa pulang buku itu untuk dibaca.

Cinta mengembalikan buku tersebut saat Rangga kebingungan mencarinya. Rangga pun berterima kasih pada Cinta. Semenjak itu mereka menjadi dekat. Rangga mengajak Cinta ke Kwitang, tempat ia membeli buku lama. Saat di Kwitang, Cinta teringat akan janji menonton konser bersama teman-temannya. Ia pun meninggalkan Rangga untuk menonton konser.

Pada suatu malam Rangga dan Cinta kencan di sebuah kafe. Namun sebelum Cinta berangkat, Alya menelepon untuk memintanya ke rumah. Namun Cinta berbohong bahwa ia akan pergi ke rumah sakit. Akhirnya Cinta pergi bersama Rangga. Di sana Cinta menyanyikan lagu yang dibuat dari puisi Rangga. Saat Cinta pulang, mama Cinta akan pergi menjenguk Alya di rumah sakit karena mencoba bunuh diri. Cinta menjadi sangat menyesal.

Keesokan harinya, Rangga menyapa Cinta. Namun Cinta justru berkata ketus agar Rangga tidak mendekatinya lagi. Rangga pun sepakat bahwa ia akan menjauh dari Cinta. Saat di rumah sakit Cinta berterus-terang pada Alya bahwa ia berbohong dan Alya pun tahu bahwa Cinta kencan dengan Rangga. Cinta tidak tahu bahwa saat ia berkata jujur, teman-temannya yang lain ada dibelakangnya. Cinta juga meminta maaf kepada teman-temennya yang lain.

Rangga yang saat itu akan berencana pindah sekolah ke San Francisco dari asal negara Amerika Serikat, mencoba menelepon Cinta untuk berpamitan. Namun Cinta justru tetap menjauh dari Rangga. Carmen yang saat itu sedang latihan basket melihat Rangga berpamitan pada Pak Wardiman, sang penjaga sekolah. Ia pun segera memberitahukan teman-temannya.

Cinta yang menyadari cinta sejatinya itu, segera menyusul ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Namun mobil Milly terjepit mobil lain. Mereka meminjam mobil Mamet (Dennis Adhiswara). Di sana Cinta bertemu dengan Rangga. Ia meminta Rangga untuk membatalkan niatnya sekolah di luar negeri. Namun Rangga tetap pergi meninggalkan Cinta-nya. Ia memberi Cinta buku yang pada halaman terakhirnya terdapat puisi Rangga yang berjudul "Ada Apa dengan Cinta?". Rangga berjanji akan kembali di saat bulan purnama tiba ke Bandar Udara Internasional San Fransisco.



Click here to download this movie
More aboutAda Apa dengan Cinta? (Film)

Merantau (Film)

Posted by rtose1 on Sunday, May 5, 2013

Merantau merupakan film aksi laga Indonesia yang dirilis pada 6 Agustus 2009 yang disutradarai oleh Gareth Evans. Film ini dibintangi antara lain oleh Uwais Qorny, Sisca Jessica, Christine Hakim, Donny Alamsyah, Yusuf Aulia, Laurent Buson, Alex Abbad, Mads Koudal, Ratna Galih, dan Yayan Ruhian.

Sinopsis
Di Minangkabau, Sumatera Barat, Yuda (Iko Uwais), seorang pendekar silat Minangkabau aliran Harimau dalam persiapan akhir untuk memulai perantauannya. Ia harus meninggalkan keluarganya, ibu tercinta, Wulan (Christine Hakim), dan udanya, Yayan (Donny Alamsyah), kenyamanan, keindahan kampung halamannya, dan mencari eksistensi dirinya di keserabutan kota Jakarta.

Nasib mempertemukan Yuda dengan yatim piatu Adit (Yusuf Aulia) dan kakaknya, Astri (Sisca Jessica), yang akan menjadi korban organisasi ilegal human trafficking. Organinsasi yang memperlakukan manusia seperti barang ini dipimpin seorang Eropa berhati batu, Ratger (Mads Koudal) dan tangan kanannya Luc (Laurent Buson). Ketika terluka dalam perkelahian antara Johni (Alex Abbad), para tukang pukulnya dan Yuda, Ratger bersikeras mencari Astri, atau “barangnya”, yang berhasil di selamatkan dan ingin pembalasan berdarah setimpal.

Perkenalan Yuda dengan kota serabutan ini seperti api yang menyulut ketika situasi memaksanya untuk melarikan diri bersama Astri dan Adit dari kejaran mucikari dan preman-preman yang menguasai malam, menggerayangi setiap jalanan, dan mengejar setiap langkah mereka.


More aboutMerantau (Film)

The Raid (Film)

Posted by rtose1

The Raid (sebelum diedarkan: Serbuan Maut) adalah film aksi seni bela diri dari Indonesia yang disutradarai oleh Gareth Evans dan dibintangi oleh Iko Uwais. Pertama kali dipublikasi pada Festival Film Internasional Toronto (Toronto International Film Festival, TIFF) 2011 sebagai film pembuka untuk kategori Midnight Madness, para kritikus dan penonton memuji film tersebut sebagai salah satu film aksi terbaik setelah bertahun-tahun sehingga memperoleh penghargaan The Cadillac People's Choice Midnight Madness Award. Terpilihnya film ini untuk diputar pada beberapa festival film internasional berikutnya, seperti Festival Film Internasional Dublin Jameson (Irlandia), Festival Film Glasgow (Skotlandia), Festival Film Sundance (Utah, AS), South by Southwest Film (SXSW, di Austin, Texas, AS), dan Festival Film Busan (Korea Selatan), menjadikannya sebagai film komersial produksi Indonesia pertama yang paling berhasil di tingkat dunia.

Sinopsis
Jauh di jantung daerah kumuh Jakarta berdiri sebuah gedung apartemen terlantar yang tak tertembus dan menjadi rumah aman bagi gangster, penjahat dan pembunuh yang paling berbahaya. Blok apartemen kumuh tersebut telah dianggap tak tersentuh oleh para rival gembong narkotik terkenal Tama Riyadi (Ray Sahetapy) dan bahkan perwira polisi paling berani sekalipun. Semuanya berubah ketika sebuah tim elit polisi berjumlah 20 orang ditugaskan untuk menyerbu bangunan tersebut dan mengakhiri teror Tama untuk selamanya.

Di bawah kegelapan dan keheningan fajar, Rama (Iko Uwais), seorang calon ayah dan perwira polisi elit baru, dalam tim elit polisi yang dipimpin oleh Sersan Jaka (Joe Taslim), tiba di blok apartemen Tama di bawah petunjuk Letnan Wahyu (Pierre Gruno). Setelah berpapasan dengan Gofar (Iang Darmawan) salah seorang penghuni apartemen yang membawa obat untuk istrinya yang sakit, mereka menerobos ke dalam gedung dan secara hati-hati mengamankan para penjahat penghuni gedung dengan dibungkam dan diikat. Mulai dari lantai dasar dan bergerak naik, mereka dengan terencana menyusup dalam blok apartemen sampai mereka mencapai lantai enam, tapi kemudian tim ini dilihat oleh seorang anak pengintai, yang lari untuk memberitahu temannya yang kedua sebelum dia ditembak dan terbunuh oleh peluru senapan serbu Letnan Wahyu. Peringatan tersebut mencapai Tama dan anak buahnya kepercayaannya, Mad Dog (Yayan Ruhian) lewat interkom.

Tama segera memanggil bala bantuan dan anak buahnya. Dua penembak runduk di gedung tetangga melumpuhkan anggota tim SWAT yang berada di lantai dasar. Mendengar jeritan mereka, seorang anggota tim elit lain melihat keluar dari jendela apartemen di lantai 5, dan segera tewas ditembak oleh penembak runduk. Tahanan mereka segera mengambil kesempatan dalam keributan tersebut - membunuh dua anggota polisi lain dan mendapatkan kontrol di lantai 5 kembali. Mobil pengangkut tim Polisi juga hancur dan pengemudinya tewas dalam serangan mendadak. Tama mematikan listrik di seluruh gedung dan mengumumkan bahwa terdapat "tamu tak diundang" sedang terjebak di lantai 6, dan bahwa dia akan memberikan sewa gratis kepada mereka yang membunuh penyusup-penyusup tersebut. Tim polisi Sersan Jaka melihat sebuah pintu akan terbuka, sehingga mereka mempersiapkan diri untuk menyerang siapa pun yang di belakangnya, tapi ini merupakan jebakan karena anak buah Tama di lantai atas berhasil menggunakan cahaya dari tembakan untuk menyerbu tim Polisi, menembak mati banyak anggota tim elit. Sersan Jaka segera mengetahui bahwa misi tersebut ternyata tidak ditugaskan oleh Kepolisian, tetapi hanya oleh Letnan Wahyu, sehingga tidak akan ada bala bantuan yang akan tiba menyelamatkan mereka. Setelah baku tembak panjang, tim Polisi Jaka terdampar di lantai 6, kalah secara jumlah maupun amunisi dan sedang diburu oleh anak buah Tama yang beringas. Para anggota yang selamat dari serangan ini adalah: Sersan Jaka, Letnan Wahyu, Bowo (Tegar Satrya), Dagu (Eka Rahmadia) dan Rama. Setelah nyaris lolos dari ledakan bom improvisasi Rama yang membunuh sejumlah besar penjahat, mereka terbagi menjadi dua kelompok: Jaka, Wahyu dan Dagu di lantai 5 dan Rama dengan Bowo yang terluka mencari keselamatan di lantai 7.

Membopong Bowo yang terluka, Rama harus bertarung menerobos koridor lantai 7 dan tiba di apartemen 726 yang dihuni Gofar bersama istrinya, memohon tempat persembunyian dari kejaran anak buah Tama. Mereka bersembunyi di dalam sebuah lorong rahasia di balik dinding. Geng parang anak buah Tama dan pimpinan mereka (Alfridus Godfred) tiba dan memeriksa apartemen Gofar, bahkan menusuk dinding dan melukai pipi Rama, dan hampir menewaskan Bowo, tetapi mereka tidak menemukan mereka, dan akhirnya pergi. Setelah memberikan pertolongan pertama pada Bowo, Rama meninggalkan Bowo dalam perawatan Gofar untuk mencari jalan keluar. Dia harus kembali bertempur sengit dengan geng parang yang segera menemukannya setelah dia keluar dari persembunyiannya. Rama mengalahkan geng tersebut, namun kembali dikejar oleh anak buah Tama yang lain. Setelah menjatuhkan diri ke lantai 6 untuk meloloskan diri, Rama akhirnya ditangkap oleh Andi (Donny Alamsyah), tangan kanan dan otak bisnis narkoba Tama. Pada saat yang sama, Jaka berseteru dengan Wahyu setelah Wahyu menolak untuk mempertaruhkan nyawanya untuk mencari Rama dan Bowo, membuat Jaka marah dan mempertanyakan integritas kepolisian Wahyu di balik misi yang berakhir fatal tersebut. Beranjak dari persembunyian mereka, kelompoknya ditemukan oleh Mad Dog, tangan kanan Tama yang paling kejam dan brutal. Letnan Wahyu melarikan diri, dan Dagu diperintahkan Jaka untuk mengikutinya, tetapi Jaka, yang hanya memiliki pisau, harus beradu nyali dengan Mad Dog yang menodongkan pistol padanya. Mad Dog menyuruh Jaka masuk ke kamar di mana ia memutuskan untuk tidak membunuhnya dengan pistol namun menantang dia untuk berkelahi tangan kosong sebagai gantinya. Mad Dog akhirnya mengalahkan Jaka dan mengakhiri hidup Jaka dengan mematahkan lehernya. Sementara itu di apartemen Andi, Andi terungkap sebagai kakak Rama yang telah terasing yang memilih untuk meninggalkan keluarganya dan tidak meninggalkan jejak keberadaannya. Andi menolak untuk pulang ke keluarganya, namun berjanji untuk mengeluarkan Rama dari gedung maut tersebut setelah memastikan situasi aman. Tak dinyana, saat kembali untuk melapor pada Tama, Tama ternyata telah mengetahui pengkhianatan Andi karena kamera tersembunyi yang merekam Andi saat menyembunyikan Rama. Tama dengan marah menyerahkannya ke Mad Dog (yang sudah membenci Andi) untuk disingkirkan.

Rama bergabung kembali dengan Letnan Wahyu dan Dagu. Mereka memutuskan bahwa satu-satunya jalan keluar dari gedung maut tersebut adalah dengan membekuk Tama dan menggunakannya sebagai tiket keluar mereka. Mereka bertiga kemudian bertempur dengan tangan kosong melalui laboratorium narkotika menuju ke markas besar Tama di lantai 15. Dalam perjalanan ke atas, Rama menemukan sebuah ruangan di mana Andi, tergantung pada rantai, sedang dipukuli oleh Mad Dog. Saat ia masuk, Mad Dog menurunkan rantai membiarkan Rama membebaskan Andi. Mereka berdua kemudian bertarung sengit bekerja sama melawan Mad Dog, tetapi kekuatan Mad Dog terlalu besar. Rama hampir dijemput ajal saat Mad Dog hendak mematahkan lehernya, namun digagalkan oleh Andi. Rama dan Andi akhirnya berhasil mengalahkan Mad Dog menggunakan sepotong pecahan dari tabung lampu neon. Sementara itu, Wahyu dan Dagu berhadapan dengan Tama, tetapi Wahyu malah tiba-tiba menembak dan membunuh Dagu, menyandera Tama sebagai tiket keluarnya dari gedung maut tersebut. Kemudian, Rama dan Andi berpapasan dengan mereka berdua di tangga, tapi Wahyu menembakkan peluru pada mereka, menyuruh mereka untuk tidak ikut campur. Tama menggertak Wahyu bahwa ia hanyalah seorang polisi kotor dalam sebuah satuan kepolisian yang secara keseluruhan telah sangat korup, di mana banyak perwira atas sudah dibayar oleh Tama. Tama juga mengungkapkan bahwa dia telah mengetahui misi maut tersebut dari atasan Wahyu, dan walaupun Wahyu berhasil lolos dari gedung tersebut, atasannya akan mengatur supaya Wahyu akan dibunuh atau ditangkap. Wahyu marah dan dengan kalap mengakhiri omongan Tama dengan menembak gembong penjahat tersebut di kepala. Wahyu yang putus asa berupaya bunuh diri dengan pistolnya, namun gagal karena ia kehabisan peluru dan ditangkap tanpa perlawanan oleh Rama. Andi yang sekarang berada di posisi menggantikan Tama, memberitakan bahwa situasi telah aman dan menyuruh penghuni apartemen untuk kembali ke kamar mereka masing- masing. Ia memberikan Rama sebuah kotak berisi informasi tentang daftar hitam polisi korup, memberitahu saudaranya bahwa tidak setiap polisi itu busuk, dan memberikan nama salah satu perwira kepolisian yang adalah orang yang baik untuk diberikan daftar hitam tersebut. Andi kemudian berjalan dengan Rama, Bowo dan Wahyu yang diikat keluar dari gedung, tapi menolak tawaran Rama bergabung dengan mereka. Andi kembali ke gedung sementara Rama berjalan ke luar gerbang, menuju masa depan yang tak pasti.

More aboutThe Raid (Film)

Modus Anomali (Film)

Posted by rtose1

Modus Anomali adalah film Indonesia yang dirilis pada tanggal 26 April 2012. Film ini disutradarai oleh Joko Anwar. Film ini dibintangi oleh Rio Dewanto dan Hannah Al Rasyid.

Sinopsis
Seorang laki-laki yang sedang berlibur dengan istri dan kedua anak mereka di sebuah kabin di hutan dikejutkan dengan kedatangan seorang tamu yang tak mereka undang. Sebelum dia itu menyadari apa yang terjadi, laki-laki itu mendapati dirinya terpisah dari keluarganya. Ketika dia mulai menemukan beberapa jam alarm yang tersebar di hutan itu, dia tiba-tiba harus berpacu dengan waktu jika ingin bertemu dengan keluarganya kembali. Sementara itu, di hutan juga sedang berlibur satu keluarga lain, yang mungkin berkaitan dengan keanehan yang sedang ia alami.

BUY DVD | FREE DOWNLOAD LIVE STREAMING
More aboutModus Anomali (Film)

Setannya kok beneran? (Film)

Posted by rtose1 on Friday, May 3, 2013



Setannya Kok Beneran? merupakan film Indonesia yang dirilis pada tahun 2008 yang disutradarai oleh Muchyar Syamas. Film ini dibintangi antara lain oleh Indra Birowo, Mario Lawalata, Ence Bagus, Jojon, Tessy, Jill Gladys, dan Dewi Safina.

Sinopsis
Berkisah tentang tiga orang pria yang mengikuti reality show sang penakluk. Dalam acara tersebut mereka diminta menjadi paranormal yang bisa mengusir hantu. Acara itu ternyata berbuah sukses, sampai-sampai penggemar mengundang mereka ke suatu kampung dimana mereka justru diminta mengusir hantu yang sesungguhnya.

More aboutSetannya kok beneran? (Film)

(?) Tanda Tanya (Movie)

Posted by rtose1



? (juga dikenal sebagai Tanda Tanya) adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tanggal 7 April 2011 dengan disutradarai oleh Hanung Bramantyo, dan dibintangi oleh pemeran utama: Reza Rahadian dan Revalina S. Temat. Tema dari film ini adalah pluralisme agama di Indonesia yang sering terjadi konflik antar keyakinan beragama, yang dituangkan ke dalam sebuah alur cerita yang berkisar pada interaksi dari tiga keluarga, satu Buddha, satu Muslim, dan satu Katolik, setelah menjalani banyak kesulitan dan kematian beberapa anggota keluarga dalam kekerasan agama, mereka mampu untuk hidup berdamai.

Berdasarkan pengalaman Bramantyo sebagai seorang anak ras campuran, film ? besutannya ini dimaksudkan untuk melawan penggambaran Islam sebagai "agama radikal".[2] Namun, karena tema film ini diangkat dari masalah pluralisme agama dan inti cerita yang kontroversial, Bramantyo mengalami kesulitan dalam menemukan dukungan pendanaannya. Akhirnya Bramantyo berhasil menemukan perusahaan Mahaka Pictures yang bersedia memberikan dana sebesar Rp. 5 miliar guna membiayai proses produksi film ini, dan syuting perdana pun dimulai pada tanggal 5 Januari 2011 di Semarang.

Ketika dirilis pada tanggal 7 April 2011, film ? selain sukses secara komersial, karena film ini menerima ulasan yang menguntungkan dan telah dilihat oleh lebih dari 550.000 orang, film ini juga tak luput menuai banyak kritik tajam. Film ? yang diputar secara internasional ini mendapatkan nominasi pada sembilan kategori Piala Citra di Festival Film Indonesia 2011 dan telah berhasil memenangkan satu di antaranya. Namun, beberapa kelompok Muslim Indonesia, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), Front Pembela Islam (FPI), dan Nahdlatul Ulama (NU), memprotes keras film ini karena isi pesan pluralisnya.

Alur cerita
Film ? memiliki fokus pada hubungan antar agama di Indonesia, sebuah negara di mana konflik agama menjadi hal yang umum, dan ada sejarah panjang kekerasan dan diskriminasi terhadap Tionghoa Indonesia. Alur cerita film menceritakan tentang tiga keluarga yang tinggal di sebuah desa di Semarang, Jawa Tengah: keluarga Tionghoa-Indonesia dan beragama Buddha, Tan Kat Sun (Hengky Solaiman) dan anaknya Hendra (Rio Dewanto), pasangan muslim, Soleh (Reza Rahadian) dan Menuk (Revalina S. Temat), dan seorang mualaf Katolik Rika (Endhita) dan Abi anaknya yang seorang Muslim.

Sun dan Hendra menjalankan sebuah restoran masakan Cina yang menyajikan daging babi, yang dilarang bagi umat Islam, meskipun restoran memiliki klien dan staf Muslim. Untuk memastikan hubungan baik dengan karyawan muslim dan pelanggannya, Sun menggunakan peralatan khusus untuk mempersiapkan daging babi dimana ia tidak mengizinkannya untuk digunakan untuk hidangan lainnya, dan memungkinkan stafnya memiliki waktu untuk shalat, ia juga memberi mereka liburan selama Idul Fitri, hari libur Muslim yang terbesar. Salah satu karyawannya adalah Menuk, yang mendukung Soleh, suaminya yang menganggur. Rika adalah teman Menuk dan terlibat dengan seorang aktor muslim yang gagal, Surya (Agus Kuncoro).

Pada usia 70-an, Sun jatuh sakit, dan restoran diambil alih oleh Hendra, yang memutuskan itu akan melayani secara eksklusif maskaan dari daging babi dan mengasingkan pelanggan Muslimnya. Hendra masuk ke dalam konflik dengan Soleh atas Menuk, Hendra yang sebelumnya pernah menjadi kekasihnya. Menuk menjadi semakin tertekan setelah Soleh mengatakan kepadanya bahwa ia berencana untuk menceraikannya, dan mereka didorong untuk berpisah. Rika merasa stres karena bagaimana dia telah dirawat oleh tetangganya dan keluarganya yang telah berpindah agama ke Katolik dari Islam, Abi juga menghadapi pengucilan. Sementara itu, Surya dan Doni (Glenn Fredly) bersaing untuk kasih sayangnya. Surya marah atas kegagalan untuk menemukan pekerjaan akting yang baik.

Soleh bergabung dengan kelompok amal Islam, Nahdlatul Ulama (NU), berharap untuk mendapatkan kepercayaan. Meskipun ia awalnya enggan untuk melindungi keamanan gereja, ia akhirnya mengorbankan hidupnya ketika ia menemukan bom telah ditanam di sebuah gereja Katolik. Dia bergegas keluar dengan bom, yang meledak di luar gereja, membunuh Soleh tapi jauh dari jamaah. Sun meninggal ketika restoran, yang tidak tutup untuk menghormati Idul Fitri, diserang oleh sekelompok umat Islam. Setelah serangan itu, Hendra membaca 99 Nama Allah dan masuk Islam, ia mencoba untuk mendekati Menuk, meskipun tidak jelas apakah ia akan menerima dia. Surya menerima tawaran dari Rika untuk memainkan peran Yesus di gereja-nya pada saat perayaan Natal dan Paskah, dimana ia menerima bayaran yang tinggi setelah ragu-ragu karena takut bahwa hal itu akan bertentangan dengan agamanya, setelah perayaan tersebut dia membaca Al-Ikhlas di dalam masjid. Rika mampu memperoleh restu orangtuanya untuk perpindahan agamanya.

More about(?) Tanda Tanya (Movie)

Perahu Kertas 2 (Film)

Posted by rtose1



Perahu Kertas 2 adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 4 Oktober 2012. Film ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film ini dibintangi oleh Maudy Ayunda dan Adipati Dolken.

Film ini diangkat dari novel berjudul Perahu Kertas karangan Dewi Lestari.

Sinopsis
Keenan sudah memutuskan kembali tinggal di Jakarta dan melanjutkan bisnis keluarga akibat serangan stroke yang diderita ayahnya, Adri (August Melasz), menjalani hubungan kasih jarak jauh dengan Luhde (Elyzia Mulachela) yang tinggal di Bali. Sedangkan Kugy telah menjadi semakin dekat dengan Remi (Reza Rahadian), yang juga menjadi atasannya di biro iklan AdVocaDo. Keenan mengembalikan buku Jenderal Pilik kepada Kugy.

Buku tulisan tangan Kugy inilah yang telah menjadi sumber ilham lukisan-lukisannya. Tak hanya itu, pertemuan kembali Keenan dan Kugy memunculkan kembali ide mereka berdua: Kugy menulis cerita anak, dan Keenan membuatkan ilustrasinya. Akibatnya, prestasi kerja Kugy merosot drastis, sehingga menjadi alasan bagi Siska (Sharena) untuk mengkritik kedekatan Kugy dan Remi. Remi memberinya cincin untuk membuktikan keseriusannya.

Sepulang dari Bali, Kugy mencoba untuk menghindar dari Keenan dan Remi, menenangkan diri ke rumah Karel (Ben Kasyafani), kakaknya. Keenan yang merasa kehilangan pun mencari Kugy. Lewat Noni, Keenan mengetahui bahwa dulu Kugy menjauhkan diri dari Keenan, dan juga Noni serta EKo, adalah karena sebenarnya Kugy mencintai Keenan, tetapi terhalang oleh kedekatan Keenan dan Wanda (Kimberly Ryder). Keenan memutuskan untuk menemui Kugy untuk menuntaskan perasaan-perasaan terpendam mereka. Tetapi, peristiwa demi peristiwa kemudian menjalin, mempertemukan dan memisahkan hati, silih berganti antara Kugy, Keenan, Remi, Luhde, dan juga Siska beserta orang- orang lain di sekeliling mereka. Bahkan juga membuka bagaimana hubungan Pak Wayan dan kedua orang tua Keenan, Lena (Ira Wibowo) dan Adri. Perahu kertas yang mengalir di sungai, berayun-ayun mencari tambatan hati.

More aboutPerahu Kertas 2 (Film)

Ruma Maida (Film)

Posted by rtose1 on Tuesday, April 30, 2013

Ruma Maida (dirilis secara internasional dengan judul Maida's House) adalah film drama Indonesia yang ditulis oleh Ayu Utami, disutradarai Teddy Soeriaatmadja, dan dibintangi Atiqah Hasiholan, Yama Carlos, Nino Fernandez, dan Frans Tumbuan. Film ini, yang dirilis pada tahun 2009, menceritakan perjuangan seorang perempuan untuk menyelamatkan sebuah rumah bersejarah dari seorang pengembang; film Ruma Maida juga memperlihatkan bagaimana kehidupan pemilik rumah yang pertama.

Penggarapan film ini dimulai pada tahun 2008, ketika Ayu dihampiri oleh Lamp Pictures dan diminta untuk menulis sebuah skenario bertema nasionalisme; tugas itu diselesaikannya dalam waktu enam bulan, dengan bantuan dari Teddy. Setelah tiga bulan pra-produksi, film mulai diambil di Semarang, Jawa Tengah, dan Kota Tua Jakarta. Penyuntingan memerlukan waktu tiga bulan, lalu film ini —dengan musik yang disuguhkan oleh grup Naif dan lagu yang ditulis Ayu—ditayangkan pada tanggal 28 Oktober 2009, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Ruma Maida juga sempat ditayangkan dalam festival film di Singapura, Australia, dan Italia.

Ruma Maida, yang menggunakan gaya penggambaran film yang berbeda untuk adegan pada masa lalu dan masa modern, membahas pentingnya pendidikan, sejarah, dan pluralisme. Film ini mendapat sambutan yang cukup hangat dari para kritikus film; mereka cenderung menyukai gambaran dalam Ruma Maida tetapi mengkritik dialog yang dianggap terlalu berat. Film ini mendapat dua belas nominasi Piala Citra pada Festival Film Indonesia tahun 2009.

Sinopsis:
Seorang mahasiswi jurusan sejarah yang beragama Nasrani, Maida (Atiqah Hasiholan), mengurus sekolah gratis untuk anak jalanan di Jakarta. Sebelumnya, bangunan sekolah itu adalah rumah seorang pencipta lagu sekaligus pilot beragama Nasrani keturunan Indo, Ishak Pahin (Nino Fernandez), dan istrinya yang beragama Islam, Nani Kuddus (Imelda Soraya); ketika masih tinggal di rumah itu, Pahing menciptakan lagu "Pulau Tenggara", yang mengilhami Presiden Soekarno untuk membentuk Gerakan Non-Blok. Setelah Maida mengetahui kisah Pahing, dia mulai menulis skripsinya tentang pencipta lagu itu.

Suatu hari, ketika mengajar, kelasnya diganggu oleh seorang arsitek Muslim muda bernama Sakera (Yama Carlos), yang ditugaskan untuk mengusir Maida oleh Dasaad Muchlisin (Frans Tumbuan), seorang pengembang yang juga atasannya. Saat Maida dan Sakera berdebat di jalanan, mendadak terjadi kerusuhan besar di sekeliling mereka. Sakera melindungi Maida, yang merupakan keturunan Tionghoa, lalu memberitahukannya bahwa dia hendak membantu Maida agar sekolah itu tetap dapat dijalankan. Namun, bangunan sekolah itu dijadwalkan untuk diruntuhkan dalam waktu satu minggu.

Setelah mereka gagal dalam usaha untuk membujuk Muchlisin untuk tetap melestarikan rumah itu, Sakera mendengar bahwa rumah itu berada di tanah sengketa. Karena itu, Maida mulai mencari bukti kepemilikan rumah tersebut, supaya bisa tetap menggunakannya. Dengan bantuan dari kelompok musik keroncong yang ada hubungan darah dengan Ishak, Maida menemukan ruang bawah tanah. Di sana, Maida dan Sakera – yang sudah mulai jatuh cinta – menemukan dokumentasi sejarah rumah itu. Dengan bantuan mantan pacar ibunya, seorang sejarawan Tionghoa bernama Kuan (Henky Solaiman), Maida bisa mengetahui pemilik rumah yang sebenarnya.

Ternyata Ishak, yang dibesarkan dalam gerakan kemerdekaan dan kenal dengan banyak tokoh sejarah yang penting, ditangkap oleh mata-mata Jepang bernama Maruyama (Verdi Solaiman) – seorang pria yang menginginkan Nani, dengan alasan dia merupakan blasteran Indonesia-Belanda. Setelah disiksa, Ishak dibebaskan dan mengetahui bahwa istrinya telah diperkosa dan dibunuh; anak mereka yang baru lahir, Fajar, diculik. Beberapa bulan kemudian Ishak gugur saat pesawat Dakota VT-CLA, yang membawa keperluan medis, ditembak Belanda di Yogyakarta. Sementara, Fajar dibesarkan Maruyama – si penculik – dan namanya diganti menjadi Dasaad Muchlisin.

Dengan informasi ini, Maida, Sakera, dan Kuan mendekati Muchlisin dan menceritakan begitu pentingnya rumah itu dalam kehidupan Muchlisin. Setelah cukup lama bergeming, Muchlisin menyuruh mereka pergi. Beberapa bulan kemudian, pada hari pernikahan Maida dan Sakera – saat mereka menikah di masjid dan juga gereja – Muchlisin datang dan menyatakan bahwa dia sudah tidak ingin meruntuhkan rumah itu. Dia justru memperbaikinya dan menjadikannya sebagai sekolah untuk anak jalanan, dengan nama Ruma Maida.






More aboutRuma Maida (Film)

Jamila dan Sang Presiden (Film)

Posted by rtose1

Film ini dimulai dengan narasi dari Jamila (Atiqah Hasiholan) bahwa dia adalah korban perdagangan manusia, diikuti beberapa adegan kehidupan malamnya yang mewah tetapi tidak membahagiakan. Setelah mendengar berita bahwa seorang menteri, Nurdin (Adjie Pangestu), telah dibunuh, Jamila menyerahkan diri kepada polisi. Ini mengejutkan Ibrahim (Dwi Sasono), yang menyukai Jamila; Ibrahim berusaha membebaskan Jamila. Atas perintah presiden, Jamila ditempatkan di suatu lembaga permasyarakatan (LP) di luar kota Jakarta; di sana, dia berada di bawah pengawasan sipir Ria (Christine Hakim).

Di LP itu, Ria membaca buku harian Jamila dan mengetahui latar belakangnya. Ternyata Jamila dijual ibunya kepada mucikari, yang kemudian menjualnya kepada keluarga kaya. Saat tinggal dengan keluarga tersebut, Jamila diperkosa oleh ayah angkat dan kakak angkatnya. Sebagai balasan, Jamila membunuh kakaknya itu lalu melarikan diri; sementara itu, ibu angkatnya (Jajang C. Noer) membunuh suaminya atas perilakunya yang biadab. Jamila menjadi pekerja di pasar, tetapi sekali lagi harus melarikan diri ketika mengetahui ada yang hendak memerkosanya. Dia berlindung dalam suatu diskotek, yang kemudian dirazia polisi; Jamila, yang disangka merupakan seorang pekerja seks komersial (PSK) di tempat itu, ditangkap. Setelah dibebaskan, Jamila dibesarkan seorang PSK tua yang baik hati, bernama Susi (Ria Irawan) yang sebelumnya juga tertangkap dalam razia tersebut.

Sementara itu, di luar LP sejumlah kelompok menuntut agar Jamila dijatuhi hukuman mati. Di dalam LP, seorang penjaga (Surya Saputra) merasa kasihan atas nasib Jamila dan berusaha membantunya. Namun, Jamila mengabaikannya. Ria, biarpun mulai agak bersimpati kepada Jamila, sempat bertengkar mulut dengannya mengenai pembunuhan Nurdin; ini membuat Jamila ditempatkan di sel isolasi.

Beberapa hari kemudian, Jamila divonis dan dijatuhi hukuman mati, yang akan dilaksanakan dalam waktu 36 jam. Ria mengunjungi Jamila di selnya dan menyatakan bahwa dia berniat menghubungi presiden untuk meminta penangguhan eksekusi. Jamila menolak, lalu menceritakan pengalamannya mencari adiknya Fatimah di Kalimantan dan bagaimana dia sempat membunuh orang yang menempatkan Fatimah dalam bordil walaupun gagal menemukan adiknya itu.

Sehari sebelum hukuman mati Jamila dilaksanakan, Ibrahim bertemu dengan Susi, yang menceritakan hubungan cinta Jamila dengan Nurdin. Jamila mengandung anak Nurdin dan menyuruh menteri itu bertanggung jawab, tetapi Nurdin malah menghilang, lalu mempermalukan Jamila di muka umum dan menyatakan bahwa dia hendak menikahi wanita lain. Ketika mereka berdua bertemu di hotel, Nurdin mengancam Jamila dengan pistol; untuk membela diri, Jamila mengambil pistol itu dan membunuh Nurdin. Setelah kilas balik itu selesai, terlihat Jamila berjalan menuju tempat eksekusinya; presiden tidak mengindahkan permohonan penangguhan dari Ria. Bunyi tembakan pistol pun terdengar, mengimplikasikan bahwa akhirnya Jamila dihukum mati. Fakta-fakta mengenai perdagangan anak dan prostitusi kemudian ditayangkan.



More aboutJamila dan Sang Presiden (Film)

7 Hati 7 Cinta 7 Wanita (Film)

Posted by rtose1

7 Hati 7 Cinta 7 Wanita adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 2010 dengan disutradarai oleh Robby Ertanto yang dibintangi oleh Marcella Zalianty dan Olga Lydia.

Film ini menceritakan kehidupan 7 orang wanita dengan berbagai latar belakang, masalah kehidupan dan percintaannya. Mulai dari hamil di luar nikah, pekerjaan sebagai pelacur hingga menderita kelainan seksual.

„“== Sinopsis == Kartini (Jajang C Noer) adalah dokter kandungan berusia 45 tahun. Masa lalunya yang kelam membuat ia terjebak di tengah-tengah masalah kehidupan dan percintaan 6 orang pasien wanitanya yang juga kelam dan tidak bahagia. Namun kebahagiaan hidup harus diperjuangkan. Walau tidak semua wanita mampu memperjuangkannya dan kembali menjadi korban









More about7 Hati 7 Cinta 7 Wanita (Film)

Test Pack : You're my Baby (Film)

Posted by rtose1 on Monday, April 29, 2013

Test Pack adalah film drama Indonesia yang akan dirilis pada 6 September 2012. Film ini disutradarai oleh Monty Tiwa. Film ini dibintangi oleh Reza Rahadian dan Acha Septriasa.

Sinopsis
Rahmat (Reza Rahadian) dan Tata (Acha Septriasa) pasangan suami istri kelas menengah. Rahmat seorang psikolog dan Tata bekerja di perusahaan periklanan. Mereka sudah 7 tahun menikah namun belum dikaruniai anak. Secara personal keinginan Tata untuk memiliki anak, lebih besar dari Rahmat karena Rahmat beranggapan bahwa jika mereka berdua bisa tetap hidup berdua, itu cukup bagi Rahmat. Namun Tata merasa kehadiran seorang anak adalah wajib.

Shinta (Renata Kusmanto) adalah seorang super model Indonesia yang mendunia. Reputasi, citra dan profesionalismenya sangat baik dan tinggi. Tidak banyak yang tahu bahwa Shinta baru bercerai dari suaminya, Heru (Dwi Sasono) karena Shinta didiagnosa tidak dapat memberikan anak. Patah hati dan kesepian, Shinta berusaha memendamnya dengan kesibukan modeling dan menempati rumah baru. Di saat yang sama dia teringat akan mantan pacar terdahulu yang Shinta pernah tinggalkan, Rahmat.

Rahmat dan Tata berobat ke dokter Peni (Oon Project Pop). Tata mulai tidak stabil akibat hormon yang disuntik untuk kesuburan. Dr Peni baru menyadari bahwa ada satu tahap prosedur invitro yang tidak sengaja terlewatkan, yaitu tes kesuburan sperma Rahmat, dan mendapati hasilnya bahwa Rahmat mandul Rahmat menyembunyikan hasil tes ini dari Tata. Rahmat, yang hatinya hancur tidak dapat membahagiakan istri, bingung mencari teman yang dapat berbagi rahasia ini. Shinta adalah orang senasib dengan Rahmat. Rahmat curhat pada Shinta. Tata menemukan rahasia kemandulan Rahmat. Meski marah, Tata masih bingung bagaimana dia harus bersikap.

Tata mulai marah tidak terkendali ketika mengetahui bahwa Rahmat menghabiskan waktunya bersama Shinta. Rahmat menyatakan bahwa kekurangan dirinya tidak mungkin dapat Tata rasakan. Tata memutuskan untuk bercerai. Tata memutuskan untuk mengambil tawaran pekerjaan di luar negeri Rahmat akhirnya memutuskan untuk mengejar Tata. Dari kolega Tata, Rahmat tahu bahwa Tata sedang dalam perjalanan ke bandar udara. Rahmat mengejar Tata sampai bandar udara dan menemukan bahwa pesawat Tata telah pergi.



More aboutTest Pack : You're my Baby (Film)

Buruan Cium Gue ! (Film)

Posted by rtose1

"Buruan Cium Gue" merupakan sebuah film Indonesia yang dirilis pada tahun 2004. Film yang disutradarai oleh Findo Purwono HW ini dibintangi antara lain oleh Hengky Kurniawan, Masayu Anastasia, Dimas Setowardana, Ratu Felisha, Tommy Kurniawan, Imelda Therinne, Oman Nurchman, Ishak S.M., Siti Rohasanah, Anggie Regia A., Leydia A., Aimee Juliette, Irfan Hakim, Martha Ludiya, Dewi Rezer, dan Yudi Lifa.

Sinopsis
Meski sudah dua tahun pacaran, tak sekalipun Ardi (Henky Kurniawan) mencium bibir kekasihnya, Desi (Masayu Anastasia), pelajar SMA dan penyiar radio. Ardi tak mau mencium Desi, karena tak mau mengganggu hubungan cinta mereka dengan hal-hal barbau hasrat fisik, apalagi Desi masih pelajar.

Desi sendiri begitu mendambakan ciuman Ardi, karena sebagian temannya sudah berciuman dengan pacar mereka. Suatu hari, di tengah siaran radio, Desi ditanya pendengar mengenai pengalaman pertama berciuman dengan kekasihnya, Desi berbohong. Kebohongan ini berlanjut, karena Desi mesti tampil di televisi dengan cerita soal ciuman pertama. Ardi marah besar dengan kebohongan tersebut, apalagi sebelumnya, dalam sebuah pesta Desi atas dorongan teman-temannya berusaha mendapatkan ciuman Ardi.

Download Movie: DISK A | DISK B

More aboutBuruan Cium Gue ! (Film)

Pencarian terakhir (Film)

Posted by rtose1

Pencarian Terakhir merupakan film Indonesia yang dirilis pada tahun 2008 yang disutradarai oleh Affandi Abdul Rachman. Film ini akan dibintangi antara lain oleh Lukman Sardi, Richa Novisha, Yama Carlos, dan Alex Abbad.

Sinopsis
Sita mendapat kabar penting dari pos Jagawana gunung Sarangan, gunung yang terkenal dengan ‘daerah angkernya”, bahwa sudah dua hari ini, Gancar adiknya dan beberapa teman grup pendaki belum lapor ke pos satu, dikuatirkan mereka hilang di tengah jalur pendakian. Kejadian ini membuat Sita shock, saat itu juga Sita bersama Oji bergegas untuk berangkat menyusul mencari Gancar dkk

Tanpa sepengetahuan Sita dan Oji, Bagus mendatangi Tito, sahabat lama yang mengasingkan diri karena trauma dengan masa lalu yang menghancurkan persahabatan mereka. Dahulu Norman dan Tito pernah hilang di gunung Sarangan.

Saat itu hanya Tito yang selamat, Norman dinyatakan hilang secara misterius di salah satu lokasi angker gunung Sarangan. Semenjak peristiwa itu, Tito selalu dihantui rasa bersalah. Ia memutuskan untuk menjauh dari kegiatan pecinta alam. Bagus memaksa Tito untuk ikut naik gunung dan membantu menjadi volunteer SAR untuk mencari Gancar dkk. Tito akhirnya mau membantu, berpikir bahwa ini adalah saat yang tepat untuk menebus kesalahannya dahulu

Setelah berhari-hari menjalani pencarian, ternyata kejadian ini membuahkan titik terang jawaban bagi Tito. Teka teki akan hilangnya Norman yang tidak pernah terselesaikan akhirnya terjawab. Apakah mereka berhasil menemukan Gancar dkk?


More aboutPencarian terakhir (Film)

3 Doa 3 Cinta (film)

Posted by rtose1 on Sunday, April 28, 2013


3 Doa 3 Cinta adalah film yang mempertemukan kembali akting Dian Sastrowardoyo dengan Nicholas Saputra sebagai pemeran utama. Bercerita tentang seorang santri yang jatuh cinta kepada penyanyi dangdut kampung.

Sinopsis:
Ini cerita tentang tiga sahabat, Huda, Rian dan Syahid, tiga remaja yang tinggal di pesantren di sebuah kota kecil yang terletak di daerah Jawa Tengah. Mereka punya rencana dalam hidup mereka masing-masing setelah lulus dari pesantren dan SMA sebulan lagi. Mereka memiliki sebuah lokasi rahasia, sebuah dinding tua di belakang pesantren, di mana mereka menulis harapan-harapan mereka di dinding. Hingga sebuah situasi mengubah hidup mereka

Huda (Nicholas Saputra), ingin mencari ibunya yang kabarnya berada di suatu tempat di Jakarta. Huda bertemu dengan Dona Satelit (Dian Sastrowardoyo) seorang penyanyi dangdut pemula yang sangat seksi ketika di panggung dan terobsesi menjadi bintang terkenal di Jakarta. Di antara mereka tertanam benih-benih asmara

Rian (Yoga Pratama) santri dari suatu kota besar. Dia mendapatkan sebuah kado handycam dari ibunya pada saat ulang tahunnya. Rombongan pasar malam terutama layar tancap yang kebetulan sedang singgah di desa itu membuat Rian semakin obsesif terhadap kamera.Rian ingin melanjutkan usaha Ayahnya

Syahid (Yoga Bagus), berasal dari keluarga miskin. Ayahnya sakit keras. Syahid merencanakan sesuatu yang besar dalam hidupnya yang akan memberikan dampak bagi kedua temannya

Bagaimana kehidupan mereka bertiga dan terwujudkah segala impian dan harapan mereka yang pernah mereka tulis di tempat rahasia itu?

Film 3 Doa 3 Cinta meraih Grand Jury Prize di Vesoul International Film Festival Perancis 2009 juga meraih best film di Jakarta International Film Festival 2009 (Jiffest), selain itu 3 Doa 3 Cinta masuk seleksi resmi di berbagai festival film international seperti Dubai International Film Festival 2008, Pusan International Film Festival 2009, Goteborg International Film Festival 2009, Asian Pacific Screen Award Australia dan lain sebagainya. Film 3 Doa 3 Cinta juga meraih tujuh nominasi pada Festival Film Indonesia (FFI) 2008.


More about3 Doa 3 Cinta (film)

Wakil Rakyat (Film)

Posted by rtose1



Wakil Rakyat merupakan film Indonesia yang dirilis pada tahun 2009 yang disutradarai oleh Monty Tiwa. Film ini dibintangi antara lain oleh Tora Sudiro, Revalina S Temat, Vincent Rompies, Jaja Mihardja, Gading Marten, Dwi Sasono, Tarzan, Wiwid Gunawan, Francine Roosenda dan Joe Project P.

Sinopsis
Bagyo (Tora Sudiro) dituduh mengacaukan acara rakernas sebuah partai besar pimpinan Zainuddin (Joe Project P), karena insiden itu Bagyo harus kehilangan pekerjaannya. Musibah itu membuat rencana pernikahannya dengan Ani (Revalina S. Temat) terancam batal. Ditambah lagi Abdul (Jaja Mihardja), ayah Ani memang tidak menyukainya. Bagyo terpaksa harus mencari cara untuk mewujudkan impiannya menikah bersama Ani.

Sekumpulan perampok sedang merampok seorang artis terkenal, Atika (Wiwid Gunawan). Aksi itu gagal karena Bagyo tiba-tiba muncul dan menghajar mereka. Atika luput dari bahaya, sehingga Bagyo disanjung sebagai pahlawan. Namanya langsung jadi buah bibir di berbagai media nasional maupun daerah. Ketenaran Bagyo dimanfaatkan oleh sebuah partai politik papan atas untuk menggaet dukungan massa. Bagyo dirayu oleh sang ketua partai, Wibowo (Tarzan) dan asistennya Dani (Dwi Sasono). Ditemani bekas anak buahnya yang bernama Jereng (Vincent Ryan Rompies) Ia pun berangkat untuk berkampanye di Wadasrejo, sebuah daerah terpencil yang rakyatnya hidup serba kekurangan.

Ternyata masyarakat Wadasrejo tidak mengenal sosoknya sama sekali. Bagyo harus mencari akal untuk memperkenalkan diri dan menarik simpati warga. Bagyo menemukan kenyataan lain yang lebih penting daripada nama besar dan popularitas. Masyarakat desa lebih tahu apa yang paling mereka butuhkan.

More aboutWakil Rakyat (Film)

Jermal (Film)

Posted by rtose1


Jermal adalah alat penangkap ikan di laut. Alat ini berbentuk pagar dari pancang kayu dan diberi pintu semacam bubu dan dibelakangnya diberi jala untuk dapat diangkat setelah mendapatkan ikan. Alat ini dipasang sekitar 3 hingga 6 mil dari tepi pantai. Jermal biasa digunakan di Sumatera bagian utara.
More aboutJermal (Film)

Ummi Aminah (Film)

Posted by rtose1 on Thursday, April 25, 2013

Ummi Aminah merupakan film drama Indonesia yang dirilis pada 5 Januari 2012 yang disutradarai oleh Aditya Gumay serta dibintangi oleh Nani Widjaja dan Rasyid Karim.


Sinopsis
Ummi Aminah (Nani Widjaja), ustadzah yang memiliki ribuan jamaah setia. Kemana pun ia ceramah, masjid selalu penuh. Padahal, ia tak pernah meminta bayaran. Ummi Aminah adalah ustadzah idola.

Ummi dikaruniai dua anak – Umar (Gatot Brajamusti) – beristrikan Risma (Yessy Gusman). Aisyah (Cahya Kamila), anak kedua Ummi, seorang ibu rumah tangga yang bersuamikan Hasan (Budi Chaerul).

Dari suami keduanya -- Abah (Rasyid Karim) -- Ummi memiliki lima anak: Zarika (Paramitha Rusadi), Zainal (Ali Zainal), Zubaidah (Genta Windi), Zidan (Ruben Onsu) dan Ziah (Zee Zee Shahab).

Zarika, seorang wanita karir sukses yang was-was dengan usianya. Ia belum punya jodoh. Zarika memiliki hubungan khusus dengan bawahannya -- Ivan (Temmy Rahadi) yang sudah beristeri, Dewi (Elma Theana). Di jejaring sosial, Zarika menjadi bulan-bulanan, dituduh sebagai perempuan perebut suami orang. Ummi meminta Zarika mengakhiri hubungan mereka.

Istri Zainal, Rini (Revalina S Temat) tengah mengandung anak kedua. Mereka masih menumpang di rumah Ummi. Kerja Zainal hanya menyopiri Ummi ke berbagai tempat ceramahnya. Untuk menambah penghasilan, Zainal mencoba jualan sepatu di tempat-tempat Ummi ceramah. Malang baginya, Zainal dimanfaatkan teman bisnisnya sebagai kurir narkoba. Penangkapan Zainal disaksikan jamaah Ummi. Berita pun menyebar, Ummi hanya bisa pasrah ketika semua tempat-tempat pengajian membatalkan undangan ceramah.

Bukan hanya persoalan Risma, Zarika dan Zainal, masalah Zidan juga membuat Ummi harus lebih tawakal. Abah masih sulit menerima keadaan Zidan yang sifatnya seperti perempuan. Sementara Zubaidah merasa tak pernah diperhatikan Ummi. Pendidikannya rendah, Zubaidah merasa tidak dipercaya Ummi sebagai asisten ustadzah kondang. Persoalan keluarga Ummi makin menggunung ketika Abah tertipu bisnis jual-beli tanah kontrakan.

download : Disk A|Disk B
More aboutUmmi Aminah (Film)

Setannya kok masih ada ? (Film)

Posted by rtose1 on Wednesday, April 24, 2013

Setannya Kok Masih Ada merupakan film horor/komedi Indonesia yang dirilis pada 20 Oktober 2011 yang disutradarai oleh Muchyar Syamas serta dibintangi oleh Deddy Mahendra Desta dan Zacky Zimah.

Sinopsis
Dedi dan Beno adalah dua sarjana pengangguran. Kebetulan ada lowongan pekerjaan sebagai penjaga kamar mayat. Dedi bisa menerima pekerjaan tersebut, tapi tidak bagi Beno. Ia tipe cowok penakut. Dari kamar mayat itulah mereka berkenalan dengan MAYA, seorang model. Maya menerima warisan dari kakeknya yang baru saja meninggal secara misterius. Sang kakek mewariskan rumah berikut perkebunan yang sangat luas.

Maya bersama Niken dan Ranti ingin melihat warisan tersebut. Namun sejak kehadiran mereka di kompleks perkebunan tersebut, mereka sudah menemui berbagai macam keanehan. Untuk saat ini, rumah tersebut dijaga Mang Darta dan seorang paman Maya. Sang Paman menyarankan agar seluruh warisan dijual saja dari ada Maya kerepotan merawat dan menjaga perkebunan. Tapi Maya berkeras tidak menjual warisan sang kakek. Ia sewa Dedi dan Beno untuk menjaga rumah warisan, mengingat dua sekawan ini punya keberanian menghadapi makhluk-makhluk gaib




More aboutSetannya kok masih ada ? (Film)
<div style="text-align: center;"> <br /></div> <div class="post-outer"> <div class="post hentry"> <a name="4879947688848243466"></a> <div class="post-header"> <div class="post-header-line-1"></div> </div> <div class="post-body entry-content" id="post-body-4879947688848243466"> <div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"><div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"><blockquote><div style="text-align: right;"><span style="background-color: black;"></span><b style="background-color: black; color: #ead1dc;"> NaW </b></div><iframe align="middle" allowtransparency="true" frameborder="0" height="505" scrolling="no" src="http://kokokokokookokokokoko.blogspot.com/2014/10/blog-post.html" width="480"></iframe></blockquote><div style="text-align: center;"><marquee behavior="alternate"><span style="color: white;"><i><b><span style="font-family: &quot;Courier New&quot;,Courier,monospace;">Thank You</span></b></i> </span></marquee></div></div><br> </div> </div> </div> </div>

Popular Posts